Gustavo Poyet Puji Semangat Juang Anak Asuhnya

December 31, 2013 Berita BolaBerita Olah RagaBerita Sepak Bola

Gustavo Poyet Puji Semangat Juang Anak Asuhnya

Gustavo Poyet Puji Semangat Juang Anak Asuhnya – Walau posisi Sunderland masih berkutat di zona degradasi dengan menempati juru kunci namun Gustavo Poyet cukup puas. Tidak bukan yang membuat pelatih berkebangsaan Uruguay itu sangat senang karena performa anak-anak asuhannya yang pantang menyerah kala menghadapi Cardif City di laga akhir pekan kemarin.

Ini merupakan ujian terberat bagi The Black Cats pada musim kompetisi 2013-14. Paolo Di Canio menjadi orang yang bertanggung jawab dalam membuat tim tersebut jatuh terpuruk dan kemudian sulit untuk mengembalikan tingkat kepercayaan diri dan motivasi dalam pertandingan.

Namun kehadiran Gustavo Poyet tidak lama setelah kepergian pelatih berkebangsaan Italia itu dianggap menjadi penyelamat Sunderland. Secara perlahan namun pasti, mereka mampu menyulitkan lawan-lawannya, hingga memasuki paruh pertama di musim ini.

Apalagi saat bertandang ke markas Cardiff City, yang kebetulan juga baru saja mendepak pelatih Malky Mackay pada Jumat lalu, dan walau baru saja kehilangan pelatih berkebangsaan Skotlandia itu, mereka sempat menyulitkan tim tamu dengan keunggulan dua gol terlebih dulu, sebelum akhirnya bertarung hingga menit-menit akhir untuk membawa pulang satu angka.

Sunderland hampir saja mengantongi kekalahan di pertandingan ini, setelah tertinggal dua gol terlebih dulu, beruntung mereka mampu mengejar defisit itu dengan pasokan dari Steven Fletcher dan penyerang Fraizer Campbell.

Dalam sebuah wawancaranya selepas pertandingan, Poyet mengatakan bahwa tim asuhannya bermain terlalu lembek di babak pertama dan jauh dari yang diharapkannya.

Poyet mengatakan: “Ini suatu hari yang sungguh luar biasa bagi kami, namun kami tampil buruk di babak pertama. Sepertinya ketika mereka mencetak gol, saya menganggap habis saat gol kedua tercipta.

 “Kendati demikian ternyata kami mampu memukul balik tuan rumah dan membuat Cardiff berada dalam tekanan dan pada akhirnya memang kami layak untuk hasil imbang ini.

“Faktor mental dalam dunia sepakbola sangat berpengaruh besar dan apalagi bila mengejar dua gol. Itu merupakan sesuatu hal yang nihil bila kondisi tim dalam suasana carut-marut dan saya menganggap performa anak-anak sepenuhnya belum memanas.

“Dibutuhkan waktu selama 30 menit untuk bisa mengambil tantangan untuk kembali bersaing dan kami memahami bahwa anda harus berjuang keras dan kami melakukannya hingga pertandingan berakhir.”

Fletcher masuk di babak kedua selepas istirahat, menggantikan peran Fabio Borini yang terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami penurunan kondisi setelah tampil 45 menit pertama dan Poyet mengaku hal tersebut ternyata berdampak cukup besar.

Poyet menambahkan: “Fletcher merupakan salah satu penyerang yang sulit untuk dijaga. Ia merupakan salah satu pemain penting bagi kami, namun tentunya tidak mungkin untuk terus menurunkannya di sepanjang waktu. Yang pasti, dia bekerja keras untuk membawa timnya jauh lebih baik.

“Demikian juga dengan kami yang berupaya semaksimal mungkin baginya dan menyadari bahwa setidaknya ia jauh lebih berbahaya sebagai penyerang tunggal.

“Kini kami sudah melewati lima pertandingan tanpa kekalahan dan ini merupakan salah satu modal penting, karena membuat kami semakin sulit untuk ditaklukkan.

“Anda harus ingat, bahwa beberapa palang pintu kami pada hari ini sudah tidak bermain sejak kurun waktu tiga bulan terakhir.”