Juan Carlos Garrido Gantikan Peran Pepe Mel Di Real Betis

December 5, 2013 Berita BolaBerita Olah RagaBerita Sepak Bola

Juan Carlos Garrido Gantikan Peran Pepe Mel Di Real Betis

Juan Carlos Garrido Gantikan Peran Pepe Mel Di Real Betis – Dianggap tidak mampu mendongkrak prestasi timnya dari zona degradasi pada musim ini membuat Real Betis melakukan keputusan besar. Mereka mendepak pelatih yang telah mengabdi lama, Pepe Mel dan memutuskan untuk merekrut Juan Carlos Garrido.

Mantan pelatih Villarreal dan Club Brugge, Garrido, mengambil alih klub berbasis di stadion Benito Villamarin hingga akhir musim kompetisi mendatang, setelah Mel, yang kontraknya tiga tahun setengah dan sempat membawa klub itu promosi dari divisi dua ke Liga Europa, didepak dengan harapan dapat mempertahankan posisi Betis di kompetisi La Liga.

Dengan hanya mampu mengemas 10 angka di kompetisi domestik pada musim ini, Los Verdiblancos mengantongi enam kekalahan dari delapan pertandingan terakhir – sehingga meyakinkan dewan pengurus klub untuk mendepak pelatih berusia 50 tahun itu untuk mundur.

Sementara Garrido yang dikenal di kalangan publik Spanyol saat menghantarkan Villarreal ke peringkat empat dan berkesempatan tampil di Liga Champions musim 2011, dianggap sangat tepat.

Pada tahun tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Yellow Submarine menembus hingga babak semi-final di ajang Liga Europa, sebelum mereka disingkirkan oleh juara FC Porto.

Dalam sebuah pernyataan yang dirlis melalui situs resmi klub mengatakan: “Juan Garrido merupakan pelatih baru Real Betis hingga akhir musim kompetisi mendatang.

“Pihak klub berharap dengan adanya penunjukkan ini maka setidaknya menimbulkan sebuah harapan baru yang sangat dibutuhkan untuk kembali ke jalur kemenangan.”

Pekan lalu Betis mampu mengamankan satu tiket ke babak knock-out Liga Europa namun hasil imbang 2-2 dengan Rayo Vallecano, yang kebetulan menempati peringkat 17, membuat tim asal Andalusia itu baru mengemas dua kemenangan di La Liga pada sepanjang musim ini.

“Real Betis dengan tim olahraga dan berada pada posisi yang tidak menguntungkan membutuhkan perubahan yang dinamis agar mencapai hasil positif, dan setidaknya keputusan ini dapat diterima oleh Pepe Mel, yang telah berada di klub sejak musim panas 2010,” lanjut pernyataan klub.

Pada Mei 2011, Mel telah membawa klub tersebut meraih tiket promosi ke La Liga dengan menjuarai divisi dua. Kemudian pada musim berikutnya ia membawa tim tersebut menempati peringkat 12 dan musim lalu di urutan ketujuh, sehingga memberi kesempatan bagi mereka untuk tampil di Liga Europa.

“Pihak klub ingin berterima kasih kepada pelatih atas ikatan kerja selama tiga tahun belakangan dan etos kerja serta disiplin yang ditunjukkan selama melatih, kiranya kesuksesan diraih olehnya di masa mendatang,” tambah pernyataan klub.

“Pekerjaan yang ditunjukkan oleh dua asistennya yaitu Roberto Rios dan David Gomez, juga kami ucapkan terima kasih.”

Pelatih yang terkenal dengan sifat emosionalnya itu menunjukkan sikap santunnya kepada wartawan dan sambutan yang meriah dari pendukungnya saat masih menduduki jabatan di Betis.

“Ini adalah sebuah konferensi pers yang tidak dapat saya tahan,” ungkap pelatih kelahiran Madrid.

“Saya ingin berterima kasih kepada presiden (Miguel Guillen) dan banyak pihak lainnya – dan sebagai awalan saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pemain, Roberto, David dan saya orang-orang yang sudah bekerja sama dengan saya sejak 2010.

“Terima kasih atas segala bentuk kehormatan yang telah diberikan kepada kami. Kami telah melalui masa-masa buruk bersama-sama, tetapi sayang tahun ini saya tidak dapat melakukannya lagi dan berharap ini keputusan yang baik untuk kedua belah pihak.

“Saya akan meminta kepada anda untuk mencintai pelatih siapa pun yang duduk di kursi cadangan nantinya, sama seperti yang anda telah tunjukkan kepada saya. Terima kasih atas segala-galanya.”