sbobet mobile, sbobet wap Sbobet judi online sbobet Maxbet Casino online,Judi Poker,Agen Bola,Judi Bola,Agen Sbobet

Sanksi Bagi Dua Klub Brazil Karena Rusuh

December 17, 2013 Berita BolaBerita Olah RagaBerita Sepak Bola

Sanksi Bagi Dua Klub Brazil Karena Rusuh

Sanksi Bagi Dua Klub Brazil Karena Rusuh – Ada kerusuhan dan bahkan kemudian menimbulkan bentrokan berdarah di Stadion Joinville antara Atletico Paranaense dan Vasco Da Gama. Atas hal tersebut kedua klub kemudian dihukum. Atletico Paranaense harus menjalani 12 laga tanpa pendukung alias tanpa penonton sama sekali ketika saat menggelar laga liga Brazil sebagai tuan rumah. Sedangkan, Vasco Da Gama dihukum bertanding delapan partai tanpa penonton. Hukuman dimulai musim depan alias bulan depan karena Liga Brazil sudah berakhir. Kerusuhan yang ditimbulkan kedua pendukung baik Atletico Paranense dan Vasco Da Gama pada hari terakhir partai terakhir Liga Brazil musim ini itulah yang menyebabkan kedua klub mengalami hukuman yang cukup besar tersebut.

Atletico PR dihukum 12 pertandingan tanpa penonton jika menggelar pertandingan kandang. Sedangkan Vasco Da Gama diberikan hukuman “lebih ringan” yakni delapan pertandingan. Ini artinya mereka akan bertanding tanpa pendukung bahkan tanpa penonton sama sekali. Bahkan jika mereka menggelar laga tandang para penonton mereka haruslah dipagari dengan sangat ketat. Belum lagi stadion yang mereka pakai pun tidak boleh lagi menjadi markas mereka selama hukuman ini berlangsung. Hukuman ini akan dimulai pada partai pertama Liga Brazil musim depan karena partai rusuh tersebut merupakan partai terakhir Liga Brazil musim ini. Liga Brazil sendiri akan mulai kembali bulan depan tepatnya pada akhir Januari. Sekarang, semua rakyat Brazil sedang menikmati liburan sampai awal tahun.

Ini akan membuat efek yang lumayan signifikan bagi kedua klub musim depan. Maka, untuk itu kedua klub melakukan banding hukuman. Banding ternyata dikabulkan Pengadilan Olahraga Brazil. Sidang banding akan dilakukan pada 27 Desember 2013. Apalagi kemudian ternyata mereka juga terkena denda akibat kerusuhan ini. Namun, bagi kedua klub tak mengapa terkena denda karena hukuman yang pertama lah yang membuat mereka berat. Kerusuhan itu sendiri melibatkan ratusan pendukung kedua tim di Stadion Joinville. Kemudian bentrokan berdarah tersebut memakan korban dengan rincian empat orang luka-luka dan seorang lagi kemudian harus koma yang semuanya kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Ini membuat perhatian publik menjadi terfokus pada pagar keamanan di stadion. Apalagi kemudian Piala Dunia tinggal tujuh sampai enam bulan lagi. Karena Pengadilan Olahraga juga telah memutuskan para wasit dan konfederasi sepak bola Brazil tidak bersalah pada bentrokkan kali ini. Ini adalah murni karena kurangnya keamanan dan tensi tinggi pertandingan. Tuan rumah Atletico PR harus menang agar target ke kualifikasi Copa Libertadores tercapai sedangkan Vasco Da Gama sedang berusaha menghindari degradasi. Maka tensi pertandingan yang sudah tinggi karena kedua klub sedang mempertahkan gengsinya di depan pendukungnya semakin meningggi manakala pertandingan belum juga menghasilkan gol. Fans yang tidak sabaran kemudian mulai berbuat rusuh.